
Khusyuk dan Kehadiran Hati sebagai Inti Shalat Menurut Imam al-Ghazali
Imam al-Ghazali menegaskan bahwa khusyuk dan kehadiran hati bukan sekadar unsur penyempurna shalat. Ia menjadikannya fondasi

Imam al-Ghazali menegaskan bahwa khusyuk dan kehadiran hati bukan sekadar unsur penyempurna shalat. Ia menjadikannya fondasi

Abu Nasr al-Farabi, Muhammad bin Muhammad bin Tarkhān, berasal dari Farab di wilayah Turkistan. Dalam tradisi

Al-birr—sebagai sebab kelima dari terbentuknya al-ulfah—merupakan amal yang mengalirkan kelembutan ke dalam hati, menumbuhkan rasa cinta,

Pada bagian ini, al-Māwardī membahas persaudaraan yang lahir dari mawaddah sebagai salah satu sebab utama terbangunnya

Tradisi ilmu selalu menempati posisi terhormat dalam perjalanan manusia. Para pencari ilmu memandangnya sebagai tujuan yang