Cilegon – Siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Khairiyah Karangtengah melaksanakan praktik pengurusan jenazah sebagai bagian dari pembelajaran fikih. Kegiatan ini meliputi proses memandikan, mengkafani hingga tata cara pelaksanaan sholat jenazah.
Praktik ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan bimbingan langsung dari guru serta tenaga pendidik yang berkompeten. Dalam kegiatan tersebut, Ibu Bayinah bertindak sebagai guru penguji yang menilai secara langsung kemampuan siswa dalam setiap tahapan pengurusan jenazah.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemahaman teori hingga praktik secara langsung dengan penuh kesungguhan.
Kepala MA Al-Khairiyah Karangtengah, Bapak Rouf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya membekali siswa dengan keterampilan keagamaan yang aplikatif di tengah masyarakat.
“Pengurusan jenazah adalah kewajiban fardhu kifayah. Melalui praktik ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melaksanakannya secara langsung ketika dibutuhkan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kesiapan siswa dalam menghadapi kehidupan sosial di masyarakat.
Dengan adanya praktik ini, diharapkan lulusan MA Al-Khairiyah Karangtengah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.






